An official website of the Resimen Korps Taruna Politeknik Pengayoman Indonesia
Home / News / Kegiatan Taruna Politeknik Imigrasi dalam Peringatan Hari Dharma Karya Dhika : Kontribusi Bersama Gita Bahana Pengayoman

Kegiatan Taruna Politeknik Imigrasi dalam Peringatan Hari Dharma Karya Dhika : Kontribusi Bersama Gita Bahana Pengayoman

Peringatan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) merupakan momen penting bagi jajaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia. Hari itu menjadi sarana untuk mengenang dedikasi dan pengabdian para aparatur dalam melayani masyarakat. Sebagai bagian dari peringatan HDKD, taruna dari berbagai institusi pendidikan di bawah Kemenkumham, termasuk Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip), berkolaborasi dalam berbagai kegiatan, salah satunya dalam unit Marching Band yang dikenal sebagai Gita Bahana Pengayoman.

Kontribusi Taruna dalam Marching Band Gita Bahana Pengayoman

Marching band Gita Bahana Pengayoman merupakan bentuk perpaduan antara taruna dari Poltekim dan Poltekip. Dengan komposisi yang terdiri dari taruna berbakat dalam bidang musik dan baris-berbaris, marching band ini selalu memberikan penampilan yang memukau di berbagai acara resmi, termasuk dalam peringatan HDKD. Pada peringatan kali ini, Gita Bahana Pengayoman menampilkan tiga lagu yang menarik perhatian, yakni:

  1. Rungkad yang dipopulerkan oleh Happy Asmara
  2. Anak Sekolah – Chrisye
  3. Selamat Ulang Tahun – Jamrud

Setiap lagu yang dipersembahkan memiliki makna tersendiri, baik dari sisi musikalitas maupun relevansi dengan audiens yang hadir. Berikut adalah ulasan singkat mengenai lagu-lagu yang dibawakan oleh marching band ini:

1. Rungkad

Lagu “Rungkad” yang sukses memberikan nuansa segar dan ceria pada penampilan marching band. Dengan beat yang energik dan penuh semangat, taruna Gita Bahana Pengayoman berhasil menghidupkan suasana perayaan. Lagu ini juga merepresentasikan semangat kebersamaan dan kerja sama yang kuat di antara para taruna dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka, serta menjunjung tinggi nilai pengabdian kepada masyarakat.

2. Anak Sekolah

Lagu legendaris “Anak Sekolah” yang dipopulerkan oleh Chrisye pada era 1980-an tetap menjadi favorit bagi berbagai kalangan. Dalam konteks peringatan HDKD, lagu ini menjadi simbol pengingat akan masa-masa perjuangan para taruna dalam menimba ilmu dan kedisiplinan di institusi pendidikan mereka. Melalui lagu ini, Gita Bahana Pengayoman memberikan penghargaan kepada semua pelajar, terutama taruna, yang terus berjuang menuntut ilmu demi masa depan yang lebih baik.

3. Selamat Ulang Tahun

Sebagai penutup yang meriah, lagu “Selamat Ulang Tahun” yang penuh kegembiraan turut disajikan dengan aransemen khas marching band. Lagu ini tentu sangat relevan dengan semangat perayaan HDKD yang bisa dianalogikan sebagai hari ulang tahun bagi Kemenkumham. Dengan membawakan lagu ini, taruna ingin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian yang telah diraih oleh Kemenkumham dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Makna dan Pesan di Balik Penampilan

Penampilan Gita Bahana Pengayoman bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan pesan penting tentang kolaborasi, kerja keras, dan rasa syukur. Para taruna dari Poltekim dan Poltekip, yang berasal dari latar belakang pendidikan yang berbeda, mampu bersatu dalam satu harmoni, mencerminkan semangat sinergi yang harus selalu dijunjung tinggi dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum dan pelayan masyarakat.

Selain itu, melalui marching band, para taruna juga menunjukkan bahwa selain memiliki keahlian di bidang hukum dan keamanan, mereka juga berkompeten dalam bidang seni, yang menyeimbangkan antara intelektualitas dan kreativitas. Keikutsertaan dalam kegiatan ini juga melatih kedisiplinan, kerja sama tim, dan semangat kebersamaan yang kelak akan menjadi modal berharga saat mereka mengabdi kepada negara.

Kegiatan marching band dalam peringatan Hari Dharma Karya Dhika yang menampilkan Gita Bahana Pengayoman menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian acara. Penampilan mereka tidak hanya sekedar hiburan, melainkan juga simbol kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi antar taruna Politeknik Imigrasi dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan. Melalui persembahan tiga lagu, “Rungkad”, “Anak Sekolah”, dan “Selamat Ulang Tahun”, taruna memberikan warna tersendiri dalam perayaan HDKD, sekaligus menunjukkan bakat dan potensi luar biasa di luar bidang akademis.

Bagikan:

Tags

Related Post

Leave a Comment